Wajib Dibaca : Tips Investasi Bagi Pemula

sedang menjelaskan tips investasi
image source : Freepik.com

Sebagai investor pemula, kamu perlu menyadari fakta bahwa tidak ada investasi yang 100% aman dan bebas risiko. kamu mungkin kehilangan, kehilangan, atau kehilangan uang yang telah kamu investasikan. Oleh karena itu, kamu harus mulai berinvestasi pada tips yang berlaku untuk membuat risiko ini terukur.

9 tips investasi untuk pemula

Tentukan tujuan investasi

Hal pertama yang harus ingat sebelum kamu mulai berinvestasi adalah menentukan apa tujuan investasi yang ingin dicapai. Dengan mengetahui tujuan keuangan yang ingin dicapai, kamu dapat menghitung berapa banyak uang investasi yang harus kamu tabung setiap bulan dan berapa lama.

Dengan mengetahui tujuan investasi kamu, kamu juga menentukan strategi investasi yang tepat. Entah itu pensiun, membeli rumah, berlibur, tabungan masa depan, atau dana darurat. Setelah kamu menetapkan tujuan investasi, kamu akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana memilih alat investasi yang akan membantu kamu mencapai tujuan kamu.

Hitung kebutuhan dan durasi investasi

Setelah kamu mengetahui dengan pasti apa tujuan keuangan yang ingin kamu capai, yang perlu kamu lakukan hanyalah menghitung target dana yang ingin kamu peroleh, jumlah dana investasi yang harus dibayarkan per bulan atau tahun, dan durasi investasi kamu.

Semakin dekat dan semakin besar target dana yang ingin kamu peroleh, semakin besar pula biaya yang harus kamu keluarkan. Gunakan rumus gratis yang banyak digunakan di internet saat ini. Mengetahui pendanaan kamu, berapa banyak yang kamu mampu dalam sebulan, dan berapa lama kamu dapat menemukan jenis investasi yang tepat.

Sesuaikan dengan profil risiko

Setelah menentukan tujuan investasi, kamu juga perlu memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu. Profil risiko adalah toleransi risiko yang dapat atau dapat kamu toleransi. Mengetahui profil risiko kamu akan membantu kamu memutuskan jenis investasi yang tepat untuk kamu. 

Jika kamu benar-benar tidak mampu mengambil terlalu banyak risiko, kami sarankan untuk memilih produk berisiko rendah seperti emas, pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, obligasi pemerintah, dan deposito berjangka. Potensi keuntungannya kecil, tetapi risikonya juga kecil. Setelah kamu mahir, kamu dapat mulai berinvestasi di saham, trust saham, atau forex.

Mulai sekarang

kamu tidak bisa kembali ke masa lalu. Itulah mengapa waktu adalah aset investasi yang berharga. Semakin cepat kamu mulai berinvestasi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kamu. Semakin cepat kamu mulai berinvestasi, semakin rendah biaya investasi kamu.

Pelajari jenis investasi yang kamu pilih

Jangan membeli kucing dalam karung. kamu harus mau mempelajari kekuatan dan kelemahan dari investasi yang kamu pilih. kamu juga akan mempelajari dasar-dasar strategi investasi untuk memaksimalkan keuntungan yang kamu peroleh.

Dana investasi aman pertama

Setelah memutuskan jenis investasi yang telah kamu pilih, sekarang saatnya untuk membuatnya. Pastikan semua kebutuhan sehari-hari kamu terpenuhi. Kemudian, setelah dibayar, amankan dananya terlebih dahulu. Simpan setidaknya 10% dari total pendapatan kamu untuk investasi reguler.

Bagilah penghasilan kamu ke dalam pos pengeluaran bulanan segera setelah hari gajian. Asuransi termasuk biaya harian, cicilan dan investasi. Kemudian langsung masukkan dana yang disisihkan untuk produk investasi yang dipilih.

Pantau perkembangan investasi kamu

Jika kamu memilih, jangan lupa. Kami akan terus memantau perkembangan dana investasi terpilih. Pada paruh kedua periode 6 bulan hingga 1 tahun, sesuaikan jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Apalagi jika kamu memilih produk investasi yang sangat fluktuatif, seperti saham dan perdagangan valuta asing.

Jangan panik jika nilai investasi kamu turun

Jangan panik ketika kamu melihat nilai investasi kamu berkurang. Apakah harus tenang dan menganalisa, apakah bisa naik, atau harus merelakan agar kerugian tidak terlalu besar? Oleh karena itu, kamu perlu belajar dan menambah pengetahuan agar tetap tenang dalam segala situasi dan mencari tips investasi dari sumber lainnya.

Diversifikasi

Untuk mengurangi risiko kerugian, kamu perlu membagi portofolio investasi kamu menjadi risiko yang berbeda, risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah. Dengan perpaduan ini, diharapkan jika kamu memiliki portofolio investasi berwarna merah, ada jenis investasi lain yang dapat menggantikan kerugian kamu.

Ini juga dapat dibagi menjadi produk investasi jangka panjang dan produk investasi jangka pendek. Karena itu, kapan pun kamu membutuhkan dana mendesak, kamu dapat menarik diri dari investasi jangka pendek ini.

Kata Kunci Tips Investasi untuk pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like