Produk Investasi Tahan Banting Tahan terhadap Inflasi Yang Wajib Kamu Miliki

image source : Freepik.com

Bagi anda yang ingin memulai dalam Investasi, perlu diketahui bahwa Investasi adalah hal paling penting perencanaan keuangan. Dengan memilih Produk investasi yang tepat, anda bisa mendapatkan keuntungan di masa depan. Ada banyak produk investasi yang bisa anda miliki, seperti tabungan berjangka, deposito, saham, obligasi, reksa dana, atau logam mulia.

Selain menghitung resiko, ternyata Ada 3 faktor yang memengaruhi suksesnya berinvestasi, yaitu besaran aset untuk investasi, durasi waktu investasi, dan prediksi laju inflasi.

Faktor terpenting yang harus anda perhatikan adalah laju inflasi. dikutip dari Bi.go.id inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga harga terus menerus dalam waktu tertentu. kamu harus tahu Jenis Investasi tahan banting yang Aman dari Pengaruh Laju Inflasi
Ada tiga jenis produk Investasi yang aman serta baik bagi anda yangingin memulai berinvestasi.

1. Investasi Emas

investasi emas sudah dilakukan orang orang dari jaman dahulu. Investasi emas termasuk ke produk investasi jangka panjang karena nilai emas cenderung naik, dan nilai emas jarang turun. Alasan lain orang tertarik untuk berinvestasi emas adalah karena mudah untuk diperdagangkan.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi emas, bersabarlah dan nikmati keuntungannya. Karena investasi ini merupakan investasi jangka panjang dengan tingkat resiko yang rendah.

sebagai contoh : saat 2021 anda membeli emas dengan rate 500.000/gram, tahun 2022 harga emas melambung menjadi 600.000/gram. ketika harga emas mencapai harga tertingginya anda bisa menjual dan mendapatkan keuntungan senilai 100.000.

Harga kenaikan Emas cenderung lambat. tergantung Suply dan demand. jadi jika anda ingin memulai dalam investasi emas harap bersabar.

2. Properti

Properti adalah salah satu pilihan investasi yang paling bagus. Seperti yang Anda ketahui, jumlah properti yang ada dan jumlah penghuni yang membutuhkan tidak bisa dibandingkan. Situasi saat ini adalah bahwa pertumbuhan penduduk jauh lebih cepat daripada jumlah hunian yang tersedia

Sebagai contoh, contoh sederhana adalah kebutuhan akan rumah. Jika saat ini Anda mempunyai rumah di dekat jalan raya desa,mungkin untuk saat ini tidak ramai dan harganya masih relatif murah. tetapi kedepannya harga akan berangsur naik karena sifat dari investasi properti cenderung naik. Harga tanah saja cenderung naik dari tahun ke tahun, jadi sudah ada manfaatnya. Selain itu, Anda juga mendapatkan keuntungan dari bangunan yang Anda miliki yang harganya sedang naik.

Namun, bisnis propeti memiliki beberapa kesulitan. penjualan properti bisa saja sulit jika Anda tidak terampil atau tidak memiliki pengetahuan dan jaringan yang memadai serta proses transaksi properti cenderung lama dan ribet. Risiko lain anda memerlukan biaya untuk merawat serta menjaga aset properti agar tampak lebih bagus.

Oleh karena itu, pemilik properti cebderung untuk menyewakan properti mereka daripada dibiarkan kosong. Pertimbangannya, menyewa properti cenderung lebih mudah daripada menjualnya. dan bisa dijadikan sebagai Pasive Income

3. Investasi Forex Saham dan Reksadana

Pesatnya penggunaan teknologi online memudahkan dalam berinvestasi di pasar modal. Saat ini, semakin banyak promosi investasi forex yang dapat ditawarkan secara online dalam bentuk reksadana dan saham.

Bagi mereka yang baru memulai, reksadana relatif mudah dan murah. Pada dasarnya Anda hanya memasukkan uang Anda, menunggu uang itu dikelola oleh manajer investasi dan dapatkan return dalam bentuk pengembalian. biasanya keuntungan yang diperoleh sebesar 7-9%/ tahun. dengan resiko yang rendah pilihan Investasi reksadana cocok bagi anda yang baru memulai untuk berinvestasi.

Nah itu dia Jenis jenis Investasi Tahan Banting yang bisa anda miliki. yuk Investasi mulai dari sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like