Jenis-jenis Investasi Paling Populer di Indonesia

Image Source : Freepik.com

investasi adalah salah satu cara yang paling tepat untuk melindungi dan meningkatkan kekayaan, investasi membawa risiko yang berbanding lurus dengan tingkat pengembalian.
Sebelum Menjadi investor, kenali dan pahami jenis-jenis investasi di Indonesia. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal serta mengurangi potensi kerugia
Investasi Terbagi menjadi 2 kategori yaitu Investasi Jangka Panjang dan Investasi Jangka pendek. apa Saja Perbedaannya Simak penjelasannya:

Investasi Jangka Panjang

Investasi ini cocok bagi Anda yang memiliki Visi keuangan masa depan Investasi jangka panjang membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun. Anda dapat menempatkan modal pada produk investasi yang sesuai untuk mencapai keuntungan yang lebih besar seperti saham Saham atau Reksadana saham.

Tingkat pengembalian produk investasi ini selaras dengan risikonya. Misalnya, saham dengan pengembalian tahunan 12-15% lebih. perlu Diingat Investasi jenis ini juga memiliki risikonya yang tinggi. perubahan harga saham dan faktor lain yang mempengaruhinya dapat menyebabkan modal terjual habis dalam sekejap mata. rekomendasi Investasi jangka panjang yang bagus adalah Emas, simak penjelasannya dibawah ini

emas

Investasi emas sangat mudah dilakukan. investasi emas adalah di tempat yang aman. Kapanpun Anda membutuhkan uang, Anda bisa menjualnya di toko emas atau tempat terpercaya lainnya.

Karena kebutuhan untuk investasi, Anda harus membeli tongkat emas daripada permata. Umumnya, jika Anda menagih perhiasan emas pada saat pembelian, biaya pembuatannya akan cukup tinggi karena nilai emasnya, tetapi jika Anda menjualnya kembali, biayanya tidak akan dihitung dan Anda mungkin mengalami kerugian.

Anda sekarang dapat mulai berinvestasi dalam emas dan meningkatkan jumlahnya. Harganya pasti sekitar Rp dan mahal. 900.000 per gram. Namun, investasi emas dapat menghasilkan keuntungan tahunan hingga 12% dalam jangka panjang.

Investasi Jangka pendek

Investasi ini dilakukan dalam waktu singkat kurang dari 5 tahun. Biasanya tujuan investasi jangka pendek seperti pernikahan, liburan dan dana darurat. Untuk investasi jangka pendek, Anda perlu berinvestasi pada produk investasi yang berisiko rendah, likuid atau mudah dilikuidasi seperti uang, deposito, reksa dana pasar uang, obligasi pemerintah dan ORI.

Oleh karena itu, Anda selalu dapat menjual emas, menarik simpanan, atau menjual trust investasi jika Anda memiliki kebutuhan dana yang mendesak. Investasikan pada produk berisiko rendah dan jangan berharap untung besar.

Tingkat imbal hasil atau return pada produk investasi berisiko rendah. Misalnya, keuntungan rata-rata reksa dana pasar uang adalah sekitar 4-6% per tahun. Rekomendasi Investasi Jangka pendek yang bagus dan aman adalah Deposito. simak penjelasannya dibawah ini

Deposito

Deposito adalah produk simpanan bank yang memungkinkan Anda melakukan penyetoran dan penarikan dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktunya biasanya 1 sampai 24 bulan Berbeda dengan tabungan yang bisa ditarik bebas kapan saja, termasuk jumlahnya. Ada dua jenis deposito berjangka: deposito berjangka dan deposito on-call atau deposito jangka pendek dan sertifikat deposito dalam waktu satu tahun.

Bank biasanya menentukan besaran bunga simpanan yang disesuaikan dengan durasi dan nilai simpanan. Umumnya sekitar 3-7% dan suku bunga deposito biasanya lebih tinggi dari suku bunga tabungan.

Suku bunga deposito mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Jadi jangan heran jika pendapatan deposito Anda cenderung tetap, meskipun setiap tahun perubahannya kecil. Karena risikonyayang rendah, investasi ini sangat cocok untuk mereka yang ingin berinvestasi dengan aman dan stabil.

Misalnya, menyetorkan uang ke produk deposito Rp 20 juta dengan tingkat bunga 7% per tahun. Dalam hal ini, pendapatan dari investasi ini adalah Rp1,4 juta. Misalnya, jika jangka waktu atau jatuh temponya adalah 2 tahun, maka total pendapatannya adalah Rp 2,8 juta. Artinya, setelah jatuh tempo dua tahun, Anda dapat menarik dana simpanan Anda dengan tingkat bunga Rp 22,8 juta. Itu masih total dan belum dipotong pajak deposit sebesar 20%.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like