Teknik Analisa Dasar Trading Forex Para Pemula

Tools Sukses trading Forex
img source : Freepik.com

Kondisi market forex tidak selalu sama pasti berubah dalam hitungan detik, namun ada dua teknik dasar trading forex yang perlu dipelajari pemula dan menganalisa kembali sebelum memulai trade. Saat ingin melakukan aktivitas trading, perlu diingat bahwa ada banyak pelajaran yang bisa dilakukan. Market Forex memiliki caranya sendiri untuk mencapai kesuksesan di pasar keuangan masa depan. Dua di antaranya adalah teknik penting tertentu yang perlu diketahui sebagai trader.

Memilih untuk terjun ke dunia trading forexberarti anda sudah memahi segala resiko. Resiko yang tinggi selalu ada disetiap trading. Trader berpengalaman, maupun pemula, harus mengupdate pengetahuannya dengan belajar dari berbagai sumber serta para broker anda bisa memilih broker yang terpercaya.

karena kita perlu beradaptasi dengan kondisi market yang selalu berubah. Strategi yang terlihat begitu mulus hari ini bisa menurun secara signifikan keesokan harinya. Mempelajari hal-hal tertentu seperti dua teknik berikut membutuhkan waktu dan latihan segera setelah membaca teknik dasar perdagangan Forex.

Ikuti Tren atau Follow The Trend

Teknik dasar pertama yang perlu Anda ingat dan praktikkan adalah Follow The Trend. Tren dan transaksi adalah dua hal yang sangat terkait. Anda tidak bisa melawannya. Seperti yang kita alami saat ini, tren dapat mempengaruhi perubahan setiap saat. Sangat berbahaya jika Anda terus memaksakan pertarungan melawan tren. Teknik dasar trading forex yang pertama ini harusnya sangat mudah bagi Anda agar lebih mudah profit. Jika ada uptrend (tren naik), hanya posisi Buy atau “beli”, dan jika ada tren turun, begitu pula sebaliknya.

Pasalnya, jika ada uptrend tren naik, harga beli akan jauh lebih rendah dari sebelumnya. Di sisi lain, jika tidak ada tren atau tren turun, harga jual biasanya naik. Anda perlu melakukan deteksi di awal dan akhir tren. Teknik dasar trading forex yang pertama setidaknya memiliki tiga trend yang sangat umum untuk dipelajari: bullish, bearish, dan sideways/range.

Bullish adalah tren naik dalam harga pasangan, bearish adalah ketika pasangan atau pasangan mata uang Turun, dan Sideways atau rangening bergerak naik turun dalam tempo pendek.

jual saat harga tertinggi (“Sale at Resistance”)

Selanjutnya kita akan masuk ke teknik kedua yaitu “Sell at Resistance”. Ini berarti membuka harga jual pada jam-jam sibuk (tingkat resistensi). Ini adalah langkah yang baik untuk Anda dalam hal tren bearish.

Misalnya pair GBP/USD Forex mengalami penurunan atau downtrend. Harga ini memungkinkan untuk slide pendek. Namun, jika ada waktu tertentu harga akan naik atau tampak naik, istilah “koreksi” akan ditampilkan. Istilahnya adalah ketika situasi tidak kembali atau tren sebelumnya berlanjut.

Jika Anda masih belum memahami contoh di atas, Anda dapat mencoba demo gratis menggunakan akun demo di beberapa aplikasi atau situs resmi seperti  salmamarket di http://www.salmamarket.trade Atau Anda mungkin akan lebih mudah memahaminya setelah membaca.

Namun, teknik ini sangat sulit untuk diterapkan. Oleh karena itu, sangat perlu untuk mempraktekkan kedua teknik ini. Jika Anda merasa baru saja membacanya, Anda pasti ingin segera memulainya, tetapi ada baiknya Anda melakukan beberapa pengujian. Ini juga mengikuti tips master perdagangan.

Informasi tentang trading Forex memang minim dan mendasar, seperti mengenal Forex dan sejarahnya, namun tidak bisa dianggap remeh. Informasi ini mungkin berisi beberapa informasi baru yang belum Anda ketahui tentang forex dan teknik dasar trading forex.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like