Tips Investasi Lewat Robot Trading Forex

chart forex
img source : freepik.com

Radjanews/forex – Pesatnya perkembangan teknologi serta pasar keuangan telah banyak menciptakan banyak instrumen dan teknologi investasi. Salah satunya adalah kegiatan mencari “uang tunai” dengan otomatis melakukan transaksi jual beli valuta asing (valas/valas) menggunakan robot (robot perdagangan valuta asing).
Otomatisasi ini dimulai dengan pencarian peluang trading (open trade), peluang beli (open buy), dan peluang jual (open cell). Anda tidak selalu harus mengamati sendiri, tetapi Anda hanya mengandalkan robot trading forex.

1.Kelebihan dan kekurangan Robot Forex

Robot forex trading memiliki beberapa keunggulan . Pertama, trader tidak perlu menganalisa pasar forex saat trading, mereka hanya memberitahu robot.

Faktanya, robot ini memiliki kemampuan untuk membatasi target kerugian dan keuntungan yang ingin dicapai trader. Robot trading ini sangat cocok bagi orang yang tidak punya banyak waktu untuk trading

Kedua, robot dapat beroperasi dalam waktu 24 jam, memungkinkan pemantauan peluang keuntungan yang lebih dekat. Ketiga, tidak menimbulkan stres atau emosi bagi pedagang dan tidak berdagang dan menganalisis pasar secara langsung.

Namun, keunggulan ini tidak berarti tidak ada celah atau ada juga kekurangannya. Pertama, karena robot bukan manusia, mereka tidak menggunakan analisis dan hanya berdagang sesuai instruksi.

Kedua, robot juga tidak bisa memprediksi volatilitas pasar. Ketiga, biaya yang lebih mahal untuk menggunakan layanan robot. Keempat, ada kemungkinan penipuan dari situs yang menyediakan layanan robot trading forex.

Namun, keunggulan ini tidak berarti tidak ada celah. Dengan kata lain, ada kekurangan. Pertama, karena robot bukan manusia, mereka tidak menggunakan analisis dan hanya berdagang sesuai instruksi.

Kedua, robot juga tidak bisa memprediksi volatilitas pasar. Ketiga, biaya yang lebih mahal untuk menggunakan layanan robot. Keempat, ada kemungkinan penipuan dari situs yang menyediakan layanan robot trading forex.
Isi diri Anda dengan pengetahuan tentang investasi ini. Seberapa besar, terutama sehubungan dengan potensi kerugian?

Banyak orang yang siap untung, tapi tidak rugi, meski berisiko tinggi berinvestasi di Forex

Anda juga akan belajar bagaimana mengetahui bagaimana meminimalkan potensi kerugian ini. Misalnya, atur bagian aliran dana yang sesuai dan baca situasi pasar tergantung pada robot trading yang Anda pilih.

2. Hitung dananya

Setelah mempelajari semua seluk beluk robot trading forex, saatnya untuk mencobanya. Nah, tentunya untuk memulainya, Anda membutuhkan modal investasi dari keuangan Anda.

Semua dana menganggur dialokasikan untuk mencicipi investasi ini, bukan karena semangat. Oleh karena itu, hitung dulu keuangan Anda.

Soalnya modal untuk investasi robot trading sangat besar. Ini karena Anda perlu memilih penawaran layanan robot trading forex dari aplikasi atau situs tertentu.

3. membagi modal ke beberapa investasi

Jjika modal Anda sudah terkumpuluntuk memulai robot trading forex, langkah selanjutnya adalah membagi bagian investasi dengan komoditas lain. Jangan menaruh seluruh investasi dalam satu keranjang.
Untuk membaginya, kami menyarankan untuk menyesuaikan distribusi agar sesuai dengan profil manajemen risiko investasi. Jika Anda agresif dan berani mengambil risiko, Anda dapat meningkatkan alokasi dana idle Anda dengan peralatan robot trading.

Namun, jika profilnya cenderung sedang atau rendah, hanya 10% hingga 20% yang akan dialokasikan melalui robot perdagangan Forex. Sisanya bisa “ditanam” di instrumen lain. Misalnya, jika Anda memiliki dana idle Rp 1 miliar, Anda dapat membagi Rp 100 juta menjadi robot trading forex, obligasi atau obligasi Rp 300 juta, trust investasi Rp 300 juta, dan saham Rp 300 juta.

4. Jangan Patungan

Modal untuk membeli aplikasi robot trading forex cukup besar. Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus berbagi beban atau “usaha patungan” dengan pihak lain untuk mencoba investasi ini.

Jika Anda tidak memiliki modal pribadi yang cukup, jangan paksakan untuk mengajak usaha patungan pihak lain. Karena dapat menimbulkan konflik dan pembagian keuntungan dan kerugian yang tidak seimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like