Strategi Pembalikan Arah Harga Forex dengan Indikator CCI

Laptop untuk Trading Forex
image source: unsplash.com

Radjanews/Forex –  Transaksi valas yang berfungsi untuk menentukan pembalikan harga memiliki banyak indikator analisis teknikal, salah satunya adalah indikator Commodity Channel Index (CCI). Penting bagi para trader khususnya pemula untuk mengetahui tentang indikator ini. Penyebabnya tidak lain adalah fungsi dari indikator. Saat pertama kali muncul, indikator CCI digunakan untuk analisis harga komoditas.

Namun, dengan perkembangannya, CCI kini menjadi salah satu indikator yang paling populer. Anda dapat menggunakannya untuk menganalisis pergerakan forex atau mata uang dan indeks saham. Indikator ini merupakan sejenis indikator oscillator yang pada awalnya ditujukan untuk mengukur tingkat kejenuhan harga dalam penggunaannya, apakah overbought atau oversold. indikator ini bisa juga digunakan untuk menunjukkan arah trend.

Apa itu Indikator CCI ?

CCI adalah indeks analisis teknis yang dikembangkan dan digunakan untuk mengidentifikasi tren berkala dalam produk. Indikator ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1980 dalam buku Donald Lambert Commodity Channel Index: A Tool for Trading Periodic Trends. Indikator ini memungkinkan pedagang untuk berdagang pada waktu yang tepat dengan hasil terbaik. Catatan penting adalah timing alias momentum merupakan salah satu hal penting dalam trading.

Indikator CCI memiliki tiga komponen utama. YAITU:

1. Garis sinyal CCI: Jika garis indeks saluran komoditas naik, ini menunjukkan bahwa harga pasar sedang naik. Di sisi lain, jika garis turun, ini menunjukkan bahwa harga pasar sedang turun.

2. Area overbought: Didefinisikan sebagai overbought atau overpriced dan diperkirakan akan segera turun. Di CCI, area overbought berada di atas level 100 dan diidentifikasi sebagai sinyal jual.

3. Area oversold: Didefinisikan sebagai oversold, menunjukkan bahwa harga cukup rendah. Area oversold berada di level -100 dan telah diidentifikasi sebagai sinyal beli, sehingga kami dapat memprediksi bahwa harga akan naik.
Rumus untuk menghitung nilai Commodity Channel Index dalam Trading Forex:
Anda dapat menghitung nilai CCI secara manual menggunakan rumus berikut:

CCI = (TP-SMA (TP, 14)) / (0,015 x mean deviasi)

TP = (tinggi + rendah + tutup) / 3

informasi:
1. TP: True price (nilai ini dihitung dari rata-rata harga high, low dan close)
2. Simple Moving Average (SMA): Rata-rata nilai TP dari 14 candle terakhir
3. Angka 0,015 adalah konstanta yang digunakan untuk penskalaan. Gunakan nilai CCI antara -100 dan 100.
4. Mean deviasi: Rata-rata SMATP. Skor

Namun jika sulit untuk menghitung secara manual, nilai CCI dapat dengan mudah dihitung, terutama menggunakan platform Metatrader 4. Yaitu, Sisipkan> Indikator> Osilator> Indeks Saluran Komunitas.

Fitur tambahan dari indikator indeks saluran komunitas dalam perdagangan Forex:

Indikator CCI dapat juga digunakan untuk mendapatkan informasi tentang oversold dan overbought. Namun, dalam praktiknya, Anda juga dapat menggunakan metrik ini untuk mendeteksi divergensi yang terus disesuaikan dengan harga. Perbedaan ini dapat dibagi menjadi dua.

Bearish divergence: akan terjadi pada saat harga cenderung naik membentuk level high terbaru, namun CCI turun dan membentuk level high pada posisi lebih rendah.

Bullish divergence: Akan terjadi pada saat harga cenderung turun dan membentuk low baru, namun CCI naik dan membentuk low pada posisi yang lebih tinggi.

Ini adalah ulasan tentang Indikator CCI yang ditemukan dalam perdagangan Forex. Namun, seperti indikator perdagangan valas lainnya, indikator indeks saluran komunitas perlu dikombinasikan dengan indikator analisis teknis lainnya untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like