Pengertian Indikator Fraktal dalam Trading Forex

Indikator Trading forex Fraktal
Image source : Unsplash.com

Radjanews/forex – Terminologi trading forex sebenarnya berkaitan dengan aktivitas atau strategi trading yang Anda lakukan. Penting untuk memahami istilah-istilah ini agar Anda tidak melakukan kesalahan dalam prosedur atau keputusan trading. Artikel ini menjelaskan indikator fraktal, salah satu istilah umum terpenting dalam perdagangan valas.

Memahami Kondisi Fraktal dalam Trading Forex

Pada dasarnya, teori fraktal adalah tentang pola iteratif yang dapat digunakan untuk memprediksi fluktuasi harga. Hal ini dapat diartikan sebagai fakta bahwa fluktuasi harga grafik merupakan rangkaian pola fraktal, dan ketika satu pola ditampilkan, pola tersebut dapat menjadi indikator ke arah mana pola selanjutnya akan terus meningkat.

Secara ilmiah, di sisi lain, istilah fraktal dapat digambarkan sebagai bagian dari geometri yang dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan bentuk yang relatif sama atau serupa. Sebagai referensi, istilah fraktal sendiri diciptakan oleh Benoit Mandelbrot pada tahun 1975. Istilah ini diketahui berasal dari fraktal Latin, yang bila ditafsirkan, adalah “rusak”, “patah”, atau “salah”.

Dalam definisinya, penulis menjelaskan bahwa istilah tersebut memiliki arti sebagai sekumpulan bentuk dengan dimensi yang lebih besar dari dimensi topologi. Dan bila dilacak, analisa teknikal trading forex sudah menggunakan dasar teori Dow sebelum konsep fraktal ditemukan oleh Mandelbrot.

Pengertian indikator fraktal dalam trading forex

Indikator fraktal perdagangan valas adalah salah satu indikator yang diperkenalkan Bill Williams untuk memetakan titik teratas atau terbawah. Indikator ini biasanya ditampilkan sebagai panah atas sebagai titik tertinggi dan panah bawah sebagai titik terendah.

Dalam trading, sinyal indikator fraktal biasanya sangat sering ditampilkan. Tentu saja hal ini membingungkan para trader untuk membaca sinyal-sinyal tersebut. Oleh karena itu, diperlukan alat indikator lain sebagai filter agar sinyal indikator ini mudah ditemukan.

Dalam dunia trading forex, indikator fraktal sebenarnya digunakan dalam kombinasi dengan indikator buaya yang dikenal sebagai strategi chaos. Namun, seiring berkembangnya perspektif trader, fraktal memiliki banyak fitur yang dapat membantu Anda menggabungkan strategi trading. Misalnya, menentukan titik support dan resistance dan menentukan apakah tren berkelanjutan dapat membantu Anda melihat secara objektif puncak dan lembah grafik Anda.

Penggunaan indikator fraktal dalam perdagangan forex

Penggunaan indikator fraktal dalam trading adalah mengambil posisi searah dengan arah breakout fraktal. Jika Anda bergerak melampaui fraktal di mana harga naik, posisi yang diambil adalah beli. Sebaliknya, jika harga bergerak melampaui fraktal jatuh, posisi terbuka adalah jual. Namun, tidak semua fraktal dapat digunakan sebagai sinyal.

Indikator fraktal tampaknya mudah digunakan. Artinya, Anda harus terlebih dahulu menemukan puncak atau lembahnya.

1. Tanda-tanda titik balik bearish (pembalikan penurunan harga) ditunjukkan dengan munculnya titik tinggi (atas) di tengah dua batang yang berdekatan dengan harga tertinggi rendah.

2. Tanda-tanda pembalikan bullish ditunjukkan oleh munculnya titik rendah (lembah) di tengah dua batang yang berdekatan dengan titik terendah yang lebih tinggi.

Selain itu, ada fraktal tipe awal, atau fraktal yang merupakan titik awal untuk fraktal sinyal. Dengan kata lain, itu adalah fraktal yang selalu memiliki fraktal lain dalam arah yang berlawanan. Dalam penggunaannya, fraktal start dapat digunakan sebagai pengaturan stop-loss.

Fungsi indikator fraktal dalam trading forex:
Tergantung pada penggunaannya dalam aktivitas perdagangan, indikator ini dapat memberikan fitur hebat bagi para pedagang seperti:

1. Sebagai sinyal perdagangan.
2. Sebagai alat untuk mengetahui arah trend.
3. Sebagai penentu titik support dan titik resistance.
4. Membantu Anda melihat puncak dan lembah grafik.

Namun, seperti diketahui, setiap indikator tidak dapat memberikan data yang valid 100%. Untuk itu, setiap posisi terbuka yang Anda lakukan harus didukung dengan pengelolaan keuangan yang baik. Sebagai saran, hindari over-trading karena terlalu emosional untuk melacak sinyal. Hal ini biasanya menjadi sumber kebingungan dalam bertransaksi.

Demikian ulasan mengenai pengertian fraktal dan fungsinya dalam trading forex.

Referensi : Tradinguang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like