Pola Candlestick Three Outside Up dan Down Forex

Laptop Untuk Trading Candlestick Three Outside
image source : Unsplash.com

Bagi para trader, ingat dan pahami berbagai istilah yang sudah sangat dikenal dalam dunia forex trading. Salah satunya adalah Candlestick. Penggunaan candlestick menjadi alat pilihan bagi para trader yang menyukai teknik analisa teknikal. Grafik ini lebih populer dan menarik dibandingkan jenis grafik lainnya karena terlihat jelas pada satu badan candle.
Semakin panjang jenis candlestick, semakin banyak, seperti satu batang, dua batang, dan seterusnya. Banyaknya pola candlestick berawal dari perkembangan para trader dengan mencari cara paling efektif dan efisian untuk membaca peluang. Mari kita ambil kesempatan ini untuk membahas salah satu pola kandil yang sudah dikenal: Three Outside Up dan Three Outside Down

Penjelasan tentang candlestick Three Outside Up dan Three Outside Down

Three Outside Up dan Three Outside Down merupakan pola candlestick yang memberikan sinyal reversal atau pembalikan. Three Outside Up dan Three Outside Down dikatakan menawarkan potensi akurasi reversal yang tinggi. Kedua pola ini merupakan pengembangan dari pola insidebar. Bedanya candle pertama kecil atau candle berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tekanan antara penjual dan pembeli.

Sedangkan di inner bar, candlestick pertama akan lebih besar dari candlestick kedua. Yaitu, ketika Three Outside Up ditampilkan, ini menunjukkan pembalikan bearish, dan Three Outside Down menunjukkan pembalikan bullish. Tidak ada yang secara jelas membedakan pola-pola tersebut. Hanya pedagang yang pandai memilih lilin mana yang tepat untuk mereka.

Three Outside Up

1. Mulailah dengan candle bearish
2. Candle kedua adalah candle bullish dengan body candle yang lebih besar dari candle pertama.
3. Jika Candle ketiga jmerupakan candle bullish dengan harga penutupan lebih tinggi dari candle kedua.

Three Outside Down

1. Mulailah dengan candle bullish
2. Candle kedua adalah candle bearish yang badannya lebih besar dari candle pertama.
3. Jika Candle ketiga merupakan candle bearish dengan harga penutupan yang lebih rendah dari candle kedua.

Sebagai catatan tambahan,Three Outside Down sangat akurat sehingga banyak pedagang menggunakan pola ini sebagai langkah dalam pertimbangan pra-pembelian mereka.

Jika Anda menemukan pola Candle ini selama perdagangan berarti harga pembukaan atau penutupan candle ketiga lebih tinggi dari candle kedua. Jumlah pembeli sedang mendominasi pasar melebihi dari penjual. Situasi ini mendorong para trader untuk melakukan aksi beli.

Hal ini juga berlaku sebaliknya. Jika Anda menemukan pola three-outside-down selama transaksi, itu berarti jumlah penjual mendominasi pasar. Harga pembukaan dan penutupan candle ketiga turun, bukan candle kedua dan pertama. Dalam situasi seperti itu, pedagang didorong untuk mengambil tindakan jual.

Referensi : Tradinguang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like