Memahami Istilah Requote pada Trading Forex

Image source : Unsplash.com

Dalam dunia trading Forex, diketahui ada banyak bahasa asing yang harus dipahami trader. Jika Anda seorang trader pemula, artinya Anda harus memahami istilah-istilah ini. Karena artikelnya sangat relevan dan akan menguntungkan transaksi yang Anda coba lakukan. Seperti diketahui, dalam trading Forex, selalu ada istilah requoting terkait slippage. ketika Anda berdagang valas, cepat atau lambat Anda pasti akan menemukan pengucapan istilah Requote. Istilah ini tidak umum, tetapi Anda perlu memahami apa artinya dan mengapa Anda harus menghindari requoting.

Apa itu Requote?

Dalam dunia forex, istilah requote bisa diartikan sebagai suatu kondisi dimana broker yang Anda hadapi tidak bisa atau rela memberikan Anda transaksi berdasarkan harga yang Anda masukkan. Situasi ini terjadi di pasar yang bergerak cepat. Jadi pada dasarnya, sebagai seorang trader, Anda harus memutuskan untuk membeli atau menjual pasangan mata uang pada harga tertentu dan melakukan perdagangan dengan menekan sebuah tombol. Pada saat broker menerima pesanan, pasar akan bergerak terlalu cepat untuk melaksanakan harga yang diiklankan.

Pada saat pengumuman, platform akan menampilkan re-quote untuk memberi tahu Anda bahwa harga telah berubah. Oleh karena itu, requoting memberi Anda kesempatan untuk memutuskan apakah akan menerima harganya. Namun, dalam banyak kasus, harga yang dikutip ulang akan selalu lebih rendah dari harga yang Anda pesan. Namun, saat trading dengan broker terpercaya, broker terlebih dahulu menanyakan apakah ada re-quote yang diumumkan secara otomatis sebelum memutuskan untuk melanjutkan order.

Setelah menerima pengumuman re-quote, broker menjelaskan bahwa ada perubahan harga antara waktu pesanan ditempatkan dan waktu server menerimanya. Namun, requoting adalah bagian dari praktik perdagangan. Namun, jika Anda kecewa atau tidak nyaman dengan ini, Anda dapat mengambil keputusan dengan berpindah broker.

Apakah itu akan menyebabkan Requote?

Seperti disebutkan sebelumnya, dalam keadaan normal, re-estimasi dapat terjadi jika pasar bergejolak. Situasi ini sering disebabkan oleh rilis berita dasar atau isu penting yang berdampak tinggi. Inilah sebabnya mengapa mempersulit broker untuk memenuhi pesanan dengan harga yang Anda minta. Jika Anda menghadapi situasi ini, terutama untuk trader pemula, membuka posisi tidak disarankan. Poin pentingnya adalah waspada jika re-estimasi sering terjadi bahkan saat kondisi pasar normal.

Mengalami re-quote berarti broker tidak dapat menawarkan transaksi pada harga kuotasi. Jika alasan requote Anda adalah karena pasar tertentu sedang bergejolak dan ada pengumuman berita yang mempengaruhi pasar yang sudah berubah ini, maka Anda berbaring di order sementara broker Anda menggunakan teknologi.Jadi itu lebih masuk akal daripada alasan.

Tips untuk menghindari Requote forex:

Trader sering kecewa atau tidak nyaman dengan ketentuan estimasi ulang. Meski begitu, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebagai langkah memprediksi re-estimasi.

  1. Pilih broker yang andal dan non-re-quote
  2. Pilih broker yang menawarkan teknologi canggih
  3. Jika Anda memiliki rilis berita yang berdampak besar, harap jangan berdagang.
  4. Penting untuk menentukan level stop
  5. Aktifkan deviasi maksimum

You May Also Like