Cara Blokir STNK Secara Online

Cara Blokir STNK
Image Source : Merdeka.com

Kendaraan STNK yang akan dijual harus segera diblokir agar tidak dikenakan pajak progresif. Anda tidak perlu datang ke Samsat untuk memblokir STNK. Cukup dilakukan secara online. Ini akan memblokir STNK lama. Anda dapat memblokir STNK warga Jakarta secara online dengan mengunjungi tautan https://pajakonline.jakarta.go.id dan mendaftar berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda.

Persyaratan pemblokiran STNK

Sebelum melakukan pemblokiran STNK secara online, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa syarat pemblokiran STNK yang harus disiapkan. Berikut beberapa syaratnya:

Kartu Tanda Pengenal Pemilik Kendaraan (KTP)
Kartu Keluarga (KK)
Sertifikat pengiriman / surat atau pembayaran
STNK atau BPKB
Sistem perwalian dewasa (untuk agen) dan soft copy KTP yang bertindak sebagai agen
Jika Anda tidak memiliki STNK, BPKB, nota pengiriman, atau bukti pembayaran, Anda tidak akan dapat menggunakan metode pembayaran STNK online.

Cara memblokir STNK online

1 Kunjungi situs pajak online https://pajakonline.jakarta.go.id di wilayah Jakarta.

2 Pilih bagian Pendaftaran Wajib Pajak untuk membuat akun. Kemudian masukkan informasi data diri Anda sesuai dengan KTP dan juga Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Anda.

3 Jika akun berhasil dibuat, aktifkan akun dengan email pribadi yang terdaftar sebelumnya.

4 Masuk menggunakan alamat email dan kata sandi yang Anda buat sebelumnya.

5 Jika Anda mengunjungi home page taxonline.jakarta.go.id, pilih kolom PKB di halaman PKB Anda bisa mendapatkan informasi kendaraan yang saat ini Anda miliki, termasuk kendaraan anda yang ingin diblokir.

6 Pilih bagian layanan Aplikasi Laporan Penjualan. Kemudian pilih menu Kirim Laporan Penjualan dan pilih kendaraan yang ingin Anda blokir.

7 Silahkan isi semua data yang dibutuhkan pada laporan penjualan mobil. Jika demikian, periksa kembali semua data pribadi dan pembeli kendaraan  Harap kirimkan dokumen persyaratan pemblokiran STNK di atas

8 Klik tombol kirim untuk memblokir STNK terakhir.

9 Kemudian menunggu proses pengajuan blokir oleh Bapenda DKI Jakarta.

10 Jika disetujui, informasi blokir akan dikirim melalui email dan terdaftar.

11 Jika Anda sudah memiliki STNK baru, jangan lupa untuk membayar pajak tahunan atau 5 tahun.

You May Also Like