7 Tips Perawatan Mobil setelah Kena Banjir

7 Tips Perawatan Mobil setelah Kena Banjir
Image Source : Freepik.com

Perawatan mobil setelah banjir membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Sebab, air dan lumpur yang terbawa banjir dapat merusak mesin dan interior kendaraan serta mahal untuk dibawa ke bengkel. Namun, Anda bisa mengecek sendiri terlebih dahulu setelah mobil Anda kebanjiran dan sebelum dibawa ke bengkel. Selain itu, biaya dapat diminimalkan jika perendaman tidak terlalu parah.

Jadi apa yang harus Anda ketahui untuk pemeriksaan pertama saat mobil Anda kebanjiran? inilah tujuh tips perawatan mobil pasca banjir, jadi jangan terlalu panik saat musim hujan tiba dan risiko banjir cukup tinggi.

1 Jangan menyalakan mobil

Salah satu pantangan mobil yang baru kebanjiran adalah tidak menyalakannya. Menghidupkan mesin mobil adalah kesalahan terbesar karena dapat menyebabkan korsleting. Jika Anda benar-benar ingin memindahkan mobil Anda, lebih baik dorong saja tanpa menyalakannya.

2 Segera cabut kabel baterai

Selain tidak menghidupkan mesin mobil, Anda harus segera mencabut kabel aki. Hal ini memungkinkan Anda untuk menghindari korsleting lain di mesin untuk mencegah atau meminimalkan kerusakan pada komponen elektronik di dalam mobil.

3 Nonaktifkan rem tangan

Sama seperti Anda harus meninggalkan mobil Anda untuk waktu yang lama untuk meninggalkan kota, Anda perlu menonaktifkan rem tangan untuk menjaga mobil Anda setelah banjir.

Menonaktifkan rem tangan akan mencegah kanvas rem saling menempel. Jika mobil bertipe manual, putar gigi mesin ke gigi 1 agar mobil tetap aman dan terhindar dari hanyut saat terjadi banjir yang sangat parah. Untuk jenis mobil matic ini, perpindahan gigi ke keadaan berhenti.

4 Kuras tangki bensin sampai bersih

Perawatan mobil setelah banjir selanjutnya adalah menguras tangki bensin hingga bersih. Pembersihan menyeluruh diperlukan, terutama jika banjir sangat tinggi, karena tangki bensin pasti bercampur dengan air.

Hal ini karena air banjir bisa membuat tangki berkarat jika masuk ke tangki bensin. Tangki bensin yang berkarat dapat mengganggu kinerja mesin pada pengapian, dan dipastikan tangki akan bocor dalam jangka panjang.

5 Cek komponen pengapian harus tetap kering

Busi, filter udara, karburator, koil, dan delco kabel ke alternator harus kering terlebih dahulu karena dapat merusakan komponen jika dibiarkan terlalu lama setelah terkena banjir. Periksa dengan teliti apakah komponen tersebut masih berfungsi dengan baik.

Jika terlewatkan, komponen tersebut bisa rusak dan mobil mudah mogok di jalan.

6 Periksa detail di dalam mobil

Memang tidak begitu penting, namun bagian dalam mobil juga harus diperiksa dan dibersihkan agar tetap aman. Pindahkan mobil Anda ke sinar matahari langsung untuk mengeringkan bagian dalam yang basah.

Buka pintu bagasi mobil, kap mesin, dan jendela agar interior mobil cepat kering. Anda juga perlu melepas karpet di dek mobil. Jika sudah kering, lakukan pembersihan selanjutnya. untuk memastikan lumpur tidak terbawa dan interior terlihat berantakan.

7 Pastikan filter udara normal

Periksa apakah filter udara dalam kondisi baik atau ada masalah banjir. Pemeriksaan ini merupakan salah satu hal penting untuk perawatan mobil setelah banjir mandiri.

Buka kotak filter udara dan periksa apakah basah. Jika basah, segera ganti filter udara.

Setelah semuanya dijamin aman, bawalah mobil ke bengkel resmi atau bengkel yang pengalaman untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini meliputi penggantian oli, penggantian filter udara, dan pemeriksaan mesin lainnya. Untuk menyelamatkan mesin, jangan menunda untuk inspeksi dalam waktu yang lama karena telah kebanjiran harus langsung di cek kendaraan anda

You May Also Like