Ini Dia Ciri Ciri Pinjaman Online Ilegal Menurut OJK

ciri ciri pinjol ilegal

Adanya pinjaman online merupakan salah satu alternatif pinjaman yang mudah tersedia di masyarakat saat ini. Dengan segala kemudahan yang ditawarkan pinjaman online menjadi solusi bagi masyarakat dalam mendapatkan uang.

Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan sebelum menggunakan produk pinjaman online adalah memastikan bahwa produk pinjaman online yang Anda gunakan telah terdaftar dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pentingnya untuk memastikan bahwa perusahaan pinjol beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk mencegah konsumen dari praktik yang tidak semestinya.

Untuk melihat daftar perusahaan pinjaman online yang resmi terdaftar dan berizin OJK, bisa cek di website resmi OJK di www.ojk.go.id atau hubungi OJK157 dan WhatsApp melalui 0811 57157157. Tolong beri saya.

Jika aplikasi pinjol tidak terdaftar dan memiliki izin OJK, kemungkinan besar perusahaan pinjol ilegal. dalam Situs resminya OJK menyebutkan bahwa ada beberapa ciri ciri pinjaman online ilegal yang harus anda ketahui.

ciri ciri pinjaman online ilegal

Tidak terdaftar atau memiliki izin dari OJK

Disediakan menggunakan SMS atau WhatsApp

Suku bunga tinggi dan denda hingga 1% -4% per hari

Biaya tambahan seperti admin yang tinggi mencapai 40% dari nilai pinjaman

Jangka waktu pelunasan yang singkat tidak sesuai dengan kesepakatan

Meminta akses ke data pribadi seperti kontak, foto dan video, lokasi, dan banyak data pribadi lainnya yang digunakan untuk mengancam peminjam

Membuat klaim tidak etis dalam bentuk teror, intimidasi, dan pelecehan

Tidak ada identitas kantor dan layanan pengaduan yang jelas

Nasabah Pinjol Ilegal Tak Usah Bayar

Jika terlanjur terjerat pinjol ilegal, pemerintah menghimbau untuk tidak membayar cicilan lagi meski ditagih Mohammad Mahfud MD menyatakan, pelaku diancam dengan pemerasan, ketidaknyamanan, UU ITE, dan hukuman perlindungan konsumen.

Yang terpenting, menurut Mahfud, pemohon dana yang pernah menggunakan pinjaman ilegal disarankan untuk tidak membayar meski ditagih. Pasalnya, pinjaman ilegal tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika ada intimidasi atau tuntutan wajib dengan intimidasi, masyarakat akan diminta untuk melaporkan tindakan tersebut ke polisi setempat.

Mahfud menjamin polisi akan segera menjamin pergerakan pemberi pinjaman ilegal dan bertindak tegas.

Seperti diketahui, pemerintah telah memblokir 3.516 situs dan aplikasi pinjaman ilegal sejak 2018 hingga saat ini melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Satgas Peringatan Investasi OJK, Bank Indonesia, dan kepolisian.

You May Also Like